Apa jadinya bila guru akrab dengan teknologi informasi dan tidak lagi canggung berkomunikasi di dunia maya? Tentu, hasilnya adalah guru dengan ilmu pengetahuan yang lebih kaya dan jaringan pertemanan yang lebih luas. Guru yang terampil dalam memanfaatkan teknologi informasi juga akan bisa menyusun materi aja yang lebih aktual dan membuat kegiatan belajar jadi lebih menarik.

Itulah beberapa di antara manfaat yang bisa didapat oleh guru yang akrab dengan teknologi informasi. Pada Sabtu (8/10) lalu, untuk pertama kalinya Acer Indonesia menyelenggarakan Seminar Acer Guru Era Baru (Guraru) di Mataram, Nusa Tenggara Barat. Seminar Guraru kali ini merupakan bagian dari rangkaian ON | OFF, bekerjasama dengan Ikatan Guru Indonesia (IGI) Nusa Tenggara Barat. Seminar dengan tema “Menuju Pendidikan Berkelas Dunia Melalui Teknologi Informasi” ini dihadiri oleh >300 orang guru dari seantero NTB.

 

Kepala Dikpora NTB

Buku Blog & Media Sosial

 

Dalam sambutannya, Drs. H. Lalu Syafi’i, MM, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi NTB (Dikpora NTB) menerangkan dukungan Pemerintah Provinsi NTB dalam bidang penguasaan teknologi informasi. Pada kesempatan itu pula, beliau mencanangkan secara resmi Gerakan Guru Melek Internet (GGMI).

Drs. Sukran dan H. Abdul Khalid, S.Pd (Balai Teknologi & Komunikasi Pendidikan Prov. NTB) kemudian memberikan contoh-contoh penggunaan teknologi komputer dan internet untuk sebagai sumber penyusunan bahan ajar. Drs. Sukran juga menginformasikan beberapa website yang berguna untuk guru antara lain E-dukasi.net, Pesona Edu dan SEAMOLEC.

Pembicara berikutnya, Antyo Rentjoko, adalah seorang blogger yang cukup dikenal oleh netizens Indonesia. Lebih akrab dipanggil Paman Tyo, Antyo memberikan pengantar ke dunia media sosial. Paman Tyo juga memberikan contoh-contoh kegiatan yang bisa dilakukan guru di internet dan media sosial untuk menjadikan kegiatan belajar lebih menyenangkan. Tak lupa Paman Tyo menyampaikan sejumlah panduan mengenai etika berinternet, serta hal-hal yang sebaiknya dilakukan dan tidak dilakukan di media sosial.

 

Aksi Teatrikal Sebelum Seminar

Para Peserta Seminar

Pembicara: Paman Tyo

Pembicara: Urip

Pembicara terakhir adalah Urip, guru pemenang penghargaan Acer Guraru Award tahun lalu. Urip adalah guru Kimia di MAN Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Di sela-sela kesibukannya mengajar, Urip menyempatkan diri untuk berbagi melalui blog dan media sosial. Pada blognya, pembaca bisa menemukan ratusan tulisannya seputar pelajaran kimia sampai software-software yang membantu guru dan siswa dalam belajar kimia. Sungguh menarik dan informatif! Konsistensinya dalam ngeblog di bidang pendidikan inilah uang yang membuatnya terpilih sebagai penerima Acer Guraru Award tahun lalu.

 

Doorprize dari Acer

Panitia Berfoto Bersama

 

Setelah sesi tanya jawab, kegiatan ditutup dengan doorprize berhadiah menarik dari IGI NTB dan Acer Indonesia. Terima kasih untuk semua pihak yang telah berpartisipasi, khususnya kepada IGI NTB yang menjadi partner dalam penyelenggaraan seminar ini. Mari wujudkan guru era baru yang melek teknologi informasi!